Rabu, 01 Juni 2011

Iklan

SD IT Darul Abror masuk JSIT (Jaringan Sekolah Islam Terpadu) Jawa Barat
Klik Di sini:
http://www.jsit-jabar.org/?mn=jsit-jabar&kn=sch&id=SD%20IT%20Darul%20Abror

Selamat Menjalankan UAS, Nak! =)




SERENADE DO'A BUNDA

Betapa setetes saja
Cukup bagiku, bunda
Air mata doamu
yang tersungkur setia
dalam sujud tahajudmu
Sungguh cukup
tuk melapur pedih duka
menguatkan kembali langkahku

Meski cukup setetes saja
Sajadahmu basah, Bunda

Pagelaran Kesenian Sunda




Sabtu (28/05/11) kemarin, SD IT Darul Abror mendelegasikan santrinya untuk mengikuti pagelaran kesenian sunda (PKS). Dikonfirmasi dari panitia PKS BEM STKIP Garut masa kepemimpinan Abdul Muiz Ali dan Mega (2010), PKS bertujuan agar anak-anak masa kini mengenal permainan tradisional urang sunda yang kaya akan khazanah kearifan tradisional. Misalnya saja seperti yang dipertandingkan sabtu kemarin seperti permainan boy-boyan. Permainan ini untuk mengembangkan ketangkasan anak, membina kerjasama dan kekompakkan tim, solidaritas tim (itsar, itsar....hehe^^V), dan lain-lain.
Hasilnya? JRENG.....JRENG....JRENG!!!! KALAH, GAN!!!! (kok, jadi ngaskus geneee????)

Setelah diteliti, ternyata anak-anak SD IT Darul Abror DEMAM PANGGUNG!!!! (Hayooo, harus rajin-rajin ikut kompetisi yak!)
Harus fair, dung! Bukan karena wasitnya, bukan karena kurang sponsor...intinya, Nak. Jika kau kalah, tak apa....karena itu artinya, kalian hanya bisa jadi juara di kandang sendiri....kalau mau tahu sehebat apa diri kalian, mengukur sejauhmana kemampuan kalian, bertandinglah! Fastabiqul khairat!!! Semangat!!!!

Selasa, 31 Mei 2011

Terbaik ... Terbaik...

Assalamu'alaikum wr wb...
Kami ucapkan selamat pada Talitha Dzatil Himmah, putri dari Bapak M. Ramdan Taufik dan Ibu Rika yang telah mendapat nilai tertinggi pada tes masuk Gelombang I di SDIT Darul Abror, semoga prestasi yang didapatkan bisa dipertahankan dan ditingkatkan...
Barokalloh dan ahlan wa sahlan wa marhaban anakku...

Senin, 30 Mei 2011

GURU KREATIF

1. Selalu punya energi untuk siswanya
Seorang guru yang baik menaruh perhatian pada siswa di setiap percakapan atau diskusi dengan mereka. Guru yang baik juga punya kemampuam mendengar dengan seksama.

2. Punya tujuan jelas untuk Pelajaran
Seorang guru yang baik menetapkan tujuan yang jelas untuk setiap pelajaran dan bekerja untuk memenuhi tujuan tertentu dalam setiap kelas.

3. Punya keterampilan mendisiplinkan yang efektif
Seorang guru yang baik memiliki keterampilan disiplin yang efektif sehingga bisa mempromosikan perubahan perilaku positif di dalam kelas.

4. Punya keterampilan manajemen kelas yang baik
Seorang guru yang baik memiliki keterampilan manajemen kelas yang baik dan dapat memastikan perilaku siswa yang baik, saat siswa belajar dan bekerja sama secara efektif, membiasakan menanamkan rasa hormat kepada seluruh komponen didalam kelas.

5. Bisa berkomunikasi dengan Baik Orang Tua
Seorang guru yang baik menjaga komunikasi terbuka dengan orang tua dan membuat mereka selalu update informasi tentang apa yang sedang terjadi di dalam kelas dalam hal kurikulum, disiplin, dan isu lainnya. Mereka membuat diri mereka selalu bersedia memenuhi panggilan telepon, rapat, email facebook, dan twitter.

6. Punya harapan yang tinggi pada siswanya
Seorang guru yang baik memiliki harapan yang tinggi dari siswa dan mendorong semua siswa dikelasnya untuk selalu bekerja dan mengerahkan potensi terbaik mereka.

7. Pengetahuan tentang Kurikulum
Seorang guru yang baik memiliki pengetahuan mendalam tentang kurikulum sekolah dan standar-standar lainnya. Mereka dengan sekuat tenaga memastikan pengajaran mereka memenuhi standar-standar itu.

8. Pengetahuan tentang subyek yang diajarkan
Hal ini mungkin sudah jelas, tetapi kadang-kadang diabaikan. Seorang guru yang baik memiliki pengetahuan yang luar biasa dan antusiasme untuk subyek yang mereka ajarkan. Mereka siap untuk menjawab pertanyaan dan menyimpan bahan menarik bagi para siswa, bahkan bekerja sama dengan bidang studi lain demi pembelajaran yang kolaboratif.

9. Selalu memberikan yang terbaik untuk Anak-anak dan proses Pengajaran
Seorang guru yang baik bergairah mengajar dan bekerja dengan anak-anak. Mereka gembira bisa mempengaruhi siswa dalam kehidupan mereka dan memahami dampak atau pengaruh yang mereka miliki dalam kehidupan siswanya, sekarang dan nanti ketika siswanya sudah beranjak dewasa.

10. Punya hubungan yang berkualitas dengan Siswa
Seorang guru yang baik mengembangkan hubungan yang kuat dan saling hormat menghormati dengan siswa dan membangun hubungan yang dapat dipercaya.

TheApple.com : Where Teachers Meet and Learn
theapple.monster.com

Adalah Facebook

Nak,
Suatu hari kau akan tahu apa yang namanya facebook
Atau facebook ini akan ber-reinkarnasi menjadi nama lain di masa remajamu

Apapun itu namanya…
Situs jejaring sosial ini memiliki banyak kegunaan
Namun tak sedikit pula kesia-siaan yang terdapat padanya…

Bayangkan, Nak..
Banyak orang yang menunda waktu shalat karena sibuk ber-facebook

Atau ada yang tertipu uang jutaan, karena terbius tawaran
Menggiurkan dari orang jahat yang memanfaatkan situs ini

Atau ada juga anak yang tak mau mengindahkan panggilan orangtuanya
Hanya karena sedang asyik ngobrol dengan ‘teman maya’-nya

Ada juga yang menghabiskan uang orangtuanya dengan
Memboroskan pulsa untuk bermain facebook juga

Dan ada juga anak yang ke mana pun menenteng notebook hingga tak terpisah
darinya sekejap pun

Bahkan ketika berkunjung ke rumah kakeknya, bukannya bercengkrama dengan
nenek kakek yang merindukannya
namun asyik ngobrol dengan teman facebook-nya!

Duh, nak…ummi sungguh tak mau kau terbius pengaruh buruk facebook

Ummi khawatir begitu ganasnya pergaulan mencengkram masa depan, keshalehan, juga
kecerdasanmu
Hanya karena kesenangan semu semata…

Cerdas menggunakan teknologi ya, Nak…

Supaya Allah tak marah padamu, juga pada ummi yang diamanahkan
Untuk mengajarimu nilai kebaikan…

(Dikutip dari buku Ajari Anakmu Cinta karya Toni Raharjo dan Melly Raharjo)

Jumat, 27 Mei 2011

Bagaimana menerapkan pendidikan karakter di sekolah?

Menurut Ratna Megawangi, Founder Indonesia Heritage Foundation, ada tiga tahap pembentukan karakter:

J MORAL KNOWING : Memahamkan dengan baik pada anak tentang arti kebaikan. Mengapa harus berperilaku baik. Untuk apa berperilaku baik. Dan apa manfaat berperilaku baik

J MORAL FEELING : Membangun kecintaan berperilaku baik pada anak yang akan menjadi sumber energi anak untuk berperilaku baik. Membentuk karakter adalah dengan cara menumbuhkannya.

J MORAL ACTION : Bagaimana membuat pengetahuan moral menjadi tindakan nyata. Moral action ini merupakan outcome dari dua tahap sebelumnya dan harus dilakukan berulang-ulang agar menjadi moral behavior

Dengan tiga tahapan ini, proses pembentukan karakter akan jauh dari kesan dan praktik doktrinasi yang menekan, justru sebaliknya, siswa akan mencintai berbuat baik karena dorongan internal dari dalam dirinya sendiri.

Masih menurut Indonesia Heritage Foundation, ada 9 pilar karakter yang harus ditumbuhkan dalam diri anak:

1. Cinta Allah, dgn segenap ciptaanNya

2. Kemandirian ,tanggung jawab

3. Kejujuran, bijaksana

4. Hormat, santun

5. Dermawan, suka menolong, gotong royong

6. Percaya diri, kreatif, bekerja keras

7. Kepemimpinan, keadilan

8. Baik hati, rendah hati

9. Toleransi, Kedamaian, kesatuan

Namun, menurut kami (SD IT Darul Abror), ada 10 karakter yang Insya Allah akan kami bentuk pada output lulusan kami:
1. Salimul Aqidah (Aqidah yang bersih)
2. Shahihul Ibadah (Ibadah yang benar)
3. Matinul Khuluq (Akhlak yang kokoh)
4. Qowiyyul Jismi (Jasmani yang kuat)
5. Mutsaqqoful Fikri (Ilmiah dalam berpikir)
6. Mujahadatul Linafsihi (Berjuang melawan hawa nafsu)
7. Harishun Ala Waqtihi (Pandai mengatur waktu)
8. Munazhzhamun fi Syuunihi (Profesional dalam suatu urusan)
9. Qodirun Alal Kasbi (Mandiri)
10. Nafi’un Lighoirihi (Bermanfaat bagi orang lain)